Akurat Logo

Khabib Tolak Rp1,430 Triliun untuk Tepati Janji Kepada Ibunya

Ardiansyah Pratama | 29 Mei 2021, 19:04 WIB
Khabib Tolak Rp1,430 Triliun untuk Tepati Janji Kepada Ibunya

AKURAT.CO, Mantan petarung UFC asal Rusia, Khabib Nurmagomedov memastikan tidak akan kembali ke atas oktagon meskipun berbagai upaya menguntungkan sudah dilakukan agar petarung seni bela diri campuran yang terkalahkan itu bertarung kembali.

Manajer Khabib, Ali Abdelaziz bahkan menyebut petarunganya tersebut bahkan sempat ditawari bayaran 100 juta dollar (Rp1,430 triliun) agar mau melakukan pertarungan tinju dengan Floyd Mayweather Jr.

“100 juta dollar. 100 juta dollar. Anda bisa bertanya pada Floyd. Anda bisa bertanya pada semua orang,” kata Abdelaziz dikutip laman hyperbeast.

Dalam penampilannya baru-baru ini di Hotboxin bersama Mike Tyson, Abdelaziz bahkan juga menyebut bahwa presiden UFC, Dana White masih coba merayu petarung asal Dagestan itu untuk melawan Georges St-Pierre.

“Dua minggu lalu, 10 hari lalu, Dana White menelepon saya. Dia berkata Georges St-Pierre ingin melawan Khabib dalam pertarungan non-gelar di kelas 165 pound,” kata Abdelaziz lebih jauh.

Meskipun bertarung dengan mantan juara yang telah pensiun itu menjadi petarungan impiannya, namun pertarungan tersebut dinilai tidak masuk akal di mata The Eagle -julukan Khabib.

Abdelaziz kemudian melanjutkan bahwa, keputusan Khabib untuk tidak kembali bertarung karena ia berusaha untuk menepati janjinya kepada sang ibunda.

“Saya akan menepati janji kepada ibu saya. Jika ibu menyuruh bertarung lagi, mungkin saya akan melakukannya. Tapi sekarang, dia menyuruhku untuk tidak berkelahi,” kata Khabib sebagaimana yang disampaikan Abdelaziz.

Khabib secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya setelah pertarungan melawan Justin Gaethje di UFC 254, mengosongkan gelar juara Kelas Ringan UFC sebagai janji kepada ibunya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.