Akurat Logo

ASEAN School Games Dibuka 18 Juli di Semarang

Riandar Fata Hudaya | 3 Juli 2019, 19:15 WIB
ASEAN School Games Dibuka 18 Juli di Semarang

AKURAT.CO, Perhelatan olahraga multicabang junior se-Asia Tenggara, ASEAN School Games (ASG) 2019, akan digelar di Semarang, Jawa Tengah, 18-24 Juli mendatang. Dibuka di Stadion Holy Terang Bangsa School, Semarang, event tersebut akan ditutup di pelataran Candi Borobudur.

"Bocorannya untuk yang di Borobudur akan ditampilkan seni tradisional yang akan di Jawa Tengah. Musik bambu dan angklung juga," kata Sekretaris Panitia Pelaksana ASG 2019 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (3/7), sebagaimana dipetik dari Antara.

Sebagai tuan rumah, Indonesia mengirimkan sebanyak 250 orang yang terdiri dari 183 atlet, 38 pelatih, sembilan manajer, dan 20 ofisial. Mereka akan bertanding di sembilan cabang olahraga, yakni renang, atletik, bulutangkis, basket, voli, sepak takraw, tenis, tenis meja, dan pencak silat.

Chef De Mission Kontingen Indonesia, Yayan Rubaeni, menyebut keikutsertaan Indonesia tidak hanya untuk meraih medali, namun juga untuk menjalin persahabatan dan memperkenalkan budaya Jawa Tengah. Namun demikian, Yayan mengatakan bahwa Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, menargetkan Indonesia meraih juara umum.

"Untuk menjadi juara umum, kita harus mampu meraih antara 36-38 medali emas. Andalan kita untuk mendulang emas dari atletik dan renang," kata Yayan.

Indonesia mengirimkan atlet yang merupakan binaan Sekolah Khusus Olahraga (SKO), Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), serta klub yang diusulkan induk cabang olahraga atau masyarakat.

Tempat pertandingan akan digelar di enam lokasi, yakni GOR Sahabat, GOR Universitas Islam Negeri Walisongo, Hotel Patrajasa, Stadion Mugas, GOR Jati Diri, dan GOR Universitas Semarang.

ASG tahun ini adalah edisi kesebelas sejak kali pertama digelar di Thailand pada 2009. Kesempatan kali ini merupakan yang kedua untuk Indonesia sebagai tuan rumah acara tahunan itu setelah pada 2012 di Surabaya.

Dalam sejarah perhelatan ASG, Indonesia hanya sekali meraih juara umun pada edisi ketujuh di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, November 2015. Thailand sejauh ini masih menjadi dominan dengan lima kali juara umum.

Selain itu, ASG juga berperan untuk menghasilkan atlet yang membela nama Indonesia di kancah internasional di masa depan. Pesenam peraih medali perak Asian Games 2018, Rifda Irfanaluthfi, adalah salah satu jebolan perhelatan ini.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.